Rabu, 10 Juni 2026

Korem Wirasakti Dipimpin Bintang Satu

Seiring meningkatnya status Korem 161 Wirasakti Kupang, institusi ini akan segera dipimpin oleh seorang perwira tinggi dengan pangkat bintang satu.

Tayang:
Editor: Sipri Seko
zoom-inlihat foto Korem Wirasakti Dipimpin Bintang Satu
POS KUPANG/EGY MOA
Danrem 161 Wirasakti Kupang, Kolonel (Inf) Edison Napitupulu bersama Bupati Manggarai, Drs.Christian Rotok di rumah jabatan bupati, di Ruteng, Selasa (22/5/2012).
POS-KUPANG.COM, RUTENG -- Seiring meningkatnya status Korem 161 Wirasakti Kupang, institusi ini akan segera dipimpin oleh seorang perwira tinggi dengan pangkat bintang satu. Brigjen TNI  Ferdinand Setyawan akan menjadi perwira tinggi pertama yang memimpin Korem 161 Wirasakti Kupang menggantilkan Kolonel (Inf) Edison Napitupulu yang dimutasi ke bagian Inspektorat Mabes TNI-AD.

"Sekitar akhir bulan ini saya akan dilakukan serah terima.  Perjalanan saya keliling ini lakukan untuk pamitan," ujar Edison Napitupulu, usai pengarahan dan pamitan dengan personil Kodim 1612 Ruteng, di Makodim Ruteng, Selasa (22/5/2012).

Edison, didampingi Dandim 1612 Ruteng, Letkol (Inf) Jacky Ariestanto, datang ke Ruteng dari Labuan Bajo, Manggarai Barat mengadakan pamitan. Dia dijamu makan siang oleh Bupati Manggarai, Drs. Christian Rotok di rumah jabatan bupati. Saat itu,  Ny. Hendrika Rotok menyerahkan cinderamata kepada  Ny. Edison.

Menurut Edison, letak Korem Wirasakati di wilayah perbatasan dengan Negara Timor Leste dan   pulau-pulau terluar menjadi pertimbangan Mabes TNI menempatkan perwira  bintang satu. "Pertimbanganya mengelola perbatasan dan pulau-pulau terluar. Korem Wirasakti berada di perbatasan," ujar Edison.

Meski ada peningkatan status  pimpinan TNI AD, katanya, jabatannya tetap danrem dan tidak ada penambahan fasilitas lain. Edison yang telah menempati jabatan danrem selama satu tahun  dua minggu memuji hubungan masyarakat dan TNI yang harmonis di semua wilayah di NTT. Komunikasi  yang baik itu, sehingga banyak kasus  tidak sampai diselesaikan dengan kekuatan. "Saya sangat terkesan," puji Edison.

Menjawab Pos Kupang tentang kemungkinan pembentukan korem di Pulau Flores,  Edison menegaskan, tidak ada korem di Flores, demikian juga pembentukan kodim di Manggarai Barat dan Manggarai Timur. "Kajiannya dari aspek pertahanan keamanan bukan hukum. Di Manggarai tidak dibentuk kodim baru. Pemekaran wilayah otonom baru tidak harus diikuti dengan pembentukan kodim. Kecuali di Kabupaten Rote Ndao, karena berbatasan dengan negara tetangga, saat ini sedang dibangun kodim baru," kata Edison.

Dalam pengarahan kepada perwira dan prajurit Kodim 1612 Ruteng, Edison memuji Kodim Ruteng yang mampu mencegah gejolak antarmasyarakat yang potensial menggunakan kekuatan. Kemampuan itu, kata Edison, karena terjalin komunikasi yang baik TNI dengan rakyat, sehingga  ketika terjadi gejolak yang bisa meledak bisa segera teratasi.

"Peran kita (TNI) memberi sentuhan kepada masyarakat dan bersinergi dengan mereka. Sikap ini dibutuhkan masyarakat, sehingga gejolak bisa diajak musyawarah. Jangan tonjolkan sikap arogan, sombong dan mentang-mentang. Ini keberhasilan di Kodim Ruteng. Lanjutkan dan selalu bersama rakyat," pinta Edison. (ius)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved