Bom Meledak 3 Kali di Teluk Maumere
Tiga kali terdengar ledakan bom di Teluk Maumere , Rabu (16/5/2012).
POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Tiga kali terdengar ledakan bom di Teluk Maumere , Rabu (16/5/2012).
Bom yang terdengar hingga Markas Lanal Maumere tersebut memaksa satuan TNI AL di Maumere mengerahkan anggota dengan menggunakan speedboat menuju ke lokasi untuk menangkap pelaku.
Dipimpinan Kapten Pelaut Prasetyo, aparat Lanal mengamankan Basri, nelayan asal Waturia, Sikka. Selain pelaku, diamankan juga sebuah perahu ketinting yang sedang berada di lokasi ledakan itu. Aparat juga menemukan kompresor, korek api dan obat di atas perahu Basri.
Danal Maumere, Kolonel Pelaut Suroso HW,kepada Pos Kupang, Rabu (16/5/2012) siang, mengatakan, pengeboman ikan di Teluk Maumere dalam penanganan Lanal Maumere dengan berkoordinasi dengan DKP Sikka.
Ia menjelaskan, hasil temuan di lapangan saat anggota ke lokasi di dalam perahu Basri terdapat 500 ekor ikan. Ikan itu tidak mungkin ditangkap seorang nelayan dalam jumlah banyak.
Untuk itu, paparnya, pihaknya telah memastikan kalau ikan di perahu Basri patut diduga ditangkap menggunakan bom karena dari ciri fisiknya sudah kelihatan ikannya lemas dan tidak kaku serta tulang ikan remuk.
Ia mengatakan,Basri dan barang bukti dalam kasus bom ikan telah diamankan di Danal Maumere dan untuk penanganan akan ditangani Penyidik PPNS DKP Sikka.
"Yang jelas akan ditangani. Kasihan terumbu karang kita rusak akibat perbuatan tak bertanggungjawab. Mari kita jaga dan silahkan melaut dengan cara yang benar," kata Hadi.