Pilkada Kota Kupang
Daniel Adoe: Pak Jonas Rendah Hati dan Beretika
Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, mengakui didatangi Jonas Salean dan dr. Herman Man di kediamannya, Selasa (8/5/2012), sekitar pukul 07.30 wita.
"Saya bersama Pak Dan Hurek menerima kedatangan Pak Jonas dan dr. Herman di rumah. Kami bicara sebagai kakak beradik. Saya salut dan menghargai sikap Pak Jonas karena dari ungkapan hatinya menunjukkan dirinya sebagai seorang birokrat sejati yang rendah hati dan beretika. Pak Jonas datang memohon dukungan kepada seorang kakak, dan kami sangat mendukungnya. Namun karena DUA DAN saat maju dalam pemilu kada didukung koalisi parpol, semua itu tentu akan dibahas lagi bersama dalam koalisi," ujar Dan Adoe di Kantor Walikota Kupang, Selasa (8/5/2012) siang.
Ditanya tentang biaya politik selama hajatan pemilu kada Kota Kupang apakah mencapai miliaran rupiah, Daniel Adoe enggan menyebut jumlahnya. "Pasti ada biaya politik, tapi angkanya tidak perlu disebutkan karena itu ongkos politik yang harus dikeluarkan," ujarnya.
Daniel Adoe mengaku yang namanya politik tentu ada biayanya. Dan itu, katanya, menjadi sebuah risiko yang harus ditanggung seorang politisi yang ingin maju dalam sebuah perhelatan politik seperti pemilu kada Kota Kupang.
"Bayar saksi tentu pakai uang. Juga ada biaya transportasi dan itu semua merupakan ongkos politik. Ini semua menjadi risiko yang harus diterima setiap pasangan calon yang maju dalam pemilu kada," aku Daniel Adoe. (fen)