Kamis, 11 Juni 2026

Pilkada Kota Kupang

Empat Paket Kecam Dan Adoe

Imbuan Walikota Kupang itu bisa memicu konflik di tingkat akar rumput. Kita harus menjadi gembala yang baik.

Tayang:
Editor: Sipri Seko
zoom-inlihat foto Empat Paket Kecam Dan Adoe
POS KUPANG/EDY BAU
Empat pasangan calon Walikota Kupang memberikan keterangan pers terkait imbauan Walikota Kupang di Gereja Ebenhaezer-Kupang, Minggu (29/4/2012).
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- "Imbuan Walikota Kupang itu bisa memicu konflik di tingkat akar rumput. Kita harus menjadi gembala yang baik. Kalau tidak, domba-domba bisa berkelahi. Kita imbau masyarakat untuk ikut aturan."

Hal ini diungkapkan salah satu calon Walikota Kupang,  Paul Liyanto, saat konferensi pers usai kebaktian bersama di Gereja Ebenhaezer Oeba, Minggu (29/4/2012) pagi. Selain Paul Liyanto, juga hadir Paket Salam (Jonas Salean-Herman Man), Paket Sejahterah Kota (Melsiana Pelokila-Corinus Tuan) dan Jeriko (Jefri Riwu Kore-Kristo Blasin). Sedangkan pasangan calon The Next tidak hadir.

Keempat paket ini pada umumnya mengecam tindakan Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, yang mengeluarkan imbauan agar setiap pemilih  yang belum memperoleh surat panggilan, melapor diri ke lurah atau PPS di kelurahan masing-masing dengan membawa KTP atau kartu keluarga.

Jonas Salean menilai, tindakan Walikota Kupang mengekuarkan imbauan itu menyalahi aturan dan merupakan upaya untuk mengintervensi tugas KPU Kota Kupang. "Kita harus fair,  harus jujur, harus siap kalah dan siap menang. Kalau KPU yang berikan itu, oke, silahkan. Tapi kalau walikota yang omong, dia tidak punya wewenang," tegas Salean.

Melsiana Pelokila menegaskan, pihaknya tetap pada kesepakatan yang telah dibuat bersama bahwa tidak akan ada perubahan terhadap daftar pemilih tetap dengan alasan apapun. "Sikap kita tetap pada keputusan kebersamaan. Kalau kita tidak mengikuti itu, maka kita akan menjadi pemimpin yang sewenang-wenang," katanya.

Sementara Jefri Riwu Kore menegaskan, yang dilakukan Walikota Kupang itu semata-mata untuk kepentingan tertentu sebagai calon incumbent.  "Kalau terjadi konflik akibat imbauan walikota itu, maka walikota yang bertanggung jawab," tegasnya.

Empat paket ini berjanji akan bersurat ke KPU untuk tetap pada aturan dan kepada Polresta untuk minta pengamanan dan mewaspadai terjadinya konflik. (roy)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved