Kristal dan Platina Habis
Foda Prima memang masih bertahan, namun tim unggulan seperti Kristal FC dan Platina Anugerah, sudah habis sebelum mencapai puncak.
Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
Demokrat Cup yang saat ini sedang berlangsung di Stadion Oepoi, terus menghadirkan kejutan. Dua tim asal Hotel Kristal, Kristal FC dan Kristal Emerald gagal melenggang ke semifinal. Menegangkan dan penuh perjuangan berat. Kristal yang bertabur bintang tak mampu menahan laju Ine Rie yang memiliki skuad pas-pasan. Dan, Asri Nio menjadi pembunuh Kristal FC setelah golnya di penghujung pertandingan membuat Ine Rie menang 2-1.
Asri Nio dkk hampir pasti akan bisa melaju ke babak final. Pasalnya, mereka akan melawan tim pendatang baru Universitas PGRI FC. PGRI sendiri lolos setelah menang 3-2 atas Pegadaian FC. Di atas kertas, kalau mereka tampil konsisten, seharusnya mereka bisa memenangkan permainan.
Harapan pelatih Kristal FC, Michael PS sempat mencuat ketika sang yunior, Kristal Emerald tampil menjanjikan di babak awal saat bertemu Foda Prima. Foda Prima yang bermaterikan pemain-pemain asal Bandung, Jawa Barat ditambah beberapa pemain terbaik Kota Kupang nyaris dibuat mati kutu oleh Mulyadi dkk.
Sayangnya, mereka memiliki stamina yang tidak bagus. Kesulitan untuk melakukan rotasi akibat keterbatasan materi pemain, membuat stamina mereka cepat terkuras akibat bermain dalam tempo yang tinggi. Kondisi ini berhasil dimanfaatkan oleh Foda Prima sehingga memenangkan permainan dengan skore 3-1.
Foda Prima akan melawan Tidar B di semifinal. Tidar B melaju meski tanpa diperkuat bintangnya, Ical Falendra. Melawan Platina Anugerah, permainan berlangsung menarik dan tegang. Platina, kalau saja mampu memanfaatkan kelebihannya kualitas pemainnya dengan terus melakukan rotasi, seharusnya bisa meraih kemenangan. Dentox dan Bendot yang buntu dan tak berkutik karena ditempel ketat, terus dibiarkan bermain. Padahal di bangku cadangan masih ada Ardi Ora, Nover Ndoen dan Ngurah yang kualitasnya tak beda jauh.
Dan, Tidar B pun memaksa Platina Anugerah untuk menentukan pemenang lewat adu penalti setelah di waktu normal tak ada yang mampu mencetak gol. Dan, GOR Flobamora pun bergemuruh setelah ratusan suporter Tidar B merayakan kemenangan adu penalti itu. Skore 6-5, sudah cukup bagi Tidar B untuk bertemu Foda Prima di semifinal, petang ini, Jumat (20/4/2012).