Pos Kupang
Ashley Young: City Tak Punya Nyali
Pos Kupang - Rabu, 4 April 2012 | 11:15 WITA
Share |
epl_logo.jpg
Berita Terkait
POS-KUPANG.COM -- Pemain sayap Manchester United, Ashley Young, menilai, Manchester City telah kehilangan nyali dalam perburuan titel Barclays Premier League. Young juga menilai bahwa City takut MU akan membalas kekalahan telak di Old Trafford di awal musim ini menjelang derby Manchester di akhir April.

Saat ini, MU kokoh bercokol di puncak klasemen Liga Primer dengan mengantongi 76 angka. Manchester City berada di posisi kedua dengan selisih 5 angka dari rival abadinya tersebut.

Sayap lincah The Red Devils, Ashley Young menilai situasi ini dapat dimanfaatkan oleh timnya untuk membalas kekalahan 1-6 dari City Oktober lalu. Pemain yang direkrut dari Aston Villa awal musim ini juga mengatakan bahwa saat ini timnya dapat merasakan kecemasan tetangga mereka tersebut.

"Saya rasa mereka saat ini ketakutan terhadap reaksi kami," ujar pemain yang mencetak gol kedua United saat mengalahkan Blackburn Rovers di Ewood Park.

"Di awal musim banyak orang yang menuliskan ketertinggalan 7 angka kami dari City. Namun kami melakukan pekerjaan kami dengan tenang dan sekarang kami meraihnya kembali," ujar Young seperti dilansir dari Daily Mail.

Sayap tim nasional Inggris ini pun menambahkan bahwa tekanan selalu berada di pihak City. Menurut Young, MU tidak memiliki kekhawatiran dan selalu memanfaatkan momentum dengan baik.

"Tekanan selalu berada di City, tidak ada kekhawatiran dari kami. Kami tidak bermain dengan rasa takut dan kami belum pernah merasa khawatir ketika bertanding. Kami meraih momentum," ujar Young.

Skuad asuhan Sir Alex Ferguson tersebut semakin meninggalkan Kompany cs setelah merengkuh 3 poin dari Blackburn Rovers, Senin (2/4/2012) lalu. The Red Devils akan semakin memperlebar jarak dengan The Citizens menjadi 8 angka jika mampu mengalahkan Queens Park Rangers, Minggu mendatang. Sedangkan, Manchester City akan menjamu Arsenal beberapa jam setelah MU.

 

Daily Mail / Deodatus Suksmo Pradipto

Editor : sipri_seko