Rabu, 10 Juni 2026

Anisa: Saya Bahagia Sekali

Petikan jemari tangannya, mengalunkan tiga lagu, Flobamora, Nusa Mansuek dan Bolelebo, dengan amat baik. Dawai sasando sangat indah di pendengaran.

Tayang:
Penulis: Hermina Pello | Editor: Sipri Seko
zoom-inlihat foto Anisa: Saya Bahagia Sekali
pk/ira
Annisa Satriani
PULUHAN mata menatap gadis yang mengenakan pakaian adat Rote sambil memegang sasando pada acara seminar sehari yang diselenggarakan di Kantor Rektorat Undana dengan pembicara dari BP Migas.

Meski tanpa persiapan, Annisa Satriani membawakan instrumen musik sasando itu sangat sempurna. Petikan jemari tangannya, mengalunkan tiga lagu, Flobamora, Nusa Mansuek dan Bolelebo, dengan amat baik. Dawai sasando sangat indah di pendengaran.

"Saya dihubungi malam hari karena dari pembicara meminta ada yang memainkan sasando di sela-sela kegiatan seminar. Saya siap," ungkap mahasiswa semester enam jurusan kesehatan lingkungan FKM Undana ini.

Menurut pemilik IPK 3,69 ini, kalau bermain sasando lebih bagus dengan mengenakan pakaian adat. Karenanya, pagi-pagi ia sudah ke salon agar tampilnya lebih. Itu juga bisa menambah rasa percaya diri.

Gadis kelahiran Kupang, 6 Juli 1991  yang selalu optimis ini, mengungkapkan ia sudah mengenal sasando sejak masih duduk di bangku SD. "Saya belajar bermusik sasando dari Opa. Setiap hari saya coba belajar sampai akhirnya bisa tampil seperti sekarang" ujar Annisa.

Tentang penampilannya di pagi itu, Annisa mengaku senang. "Saya rasa bahagia sekali bisa tampil sendiri. Apalagi setelah itu pembicara dari seminar meminta foto bersama dengan saya. Ini suatu kebanggaan," ungkapnya.

Untuk meningkatkan keahlian bermain sasando, anak kedua dari pasangan Harry Harzufri dan Elviana Harzufri ini mengikuti kursus musik milik Jhony Thedens.

Annisa tidak hanya piawai main sasando, tetapi juga memukul drum serta bermain gitar. SMA, Annisa juga sering mengikuti lomba band di tingkat sekolah bersama teman-temannya.  

Annisa yang sejak kecil berlatih karate itu, pada tahun 2008 berhasil meraih juara pertama kata putri perorangan tingkat propinsi. Setelah itu menjadi utusan NTT. Tapi kala bertanding di Jakarta, ia hanya sampai di babak semifinal.

"Saat ini saya sibuk sekali sehingga saya jarang latihan. Tetapi saya akan tetap latihan kalau ada waktu," ungkap Annisa sambil tersenyum manis. Annisa, selamat berlatih ya, semoga sukses selalu.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved