Voli Oemathonis Cup
Fajar Timur Belu Lolos Dramatis
SMA Fajar Timur Haitimuk, Belu, nyaris tersingkir dari turnamen bolavoli antar-SLTA dan perguruan tinggi STIE Oemathonis Cup IV 2012.
Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
Diunggulkan untuk menang, Fajar Timur Haitimuk, tampil menekan di set pertama. Kombinasai smes pendek cepat dan jauh yang diperankan membuat anak-anak SMA Kristen I Kupang tak mampu mengembangkan permainannya. SMA Fajar Timur Haitimuk pun merebut set pertama 25-11 dengan cepat.
Namun, bumerang dilakukan Fajar Timur Haitimuk di set kedua dan ketiga. Mereka terlihat menganggap remehe lawannya yang kualitasnya lawan masih di bawah. Hal ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh SMA Kristen I Kupang. SMA Kristen merebut set kedua dan ketiga dengan skore 25-22 dan 25-19.
SMA Fajar Timur Haitimuk yang masih diunggulkan untuk menjuarai event ini berhasil bangkit di set keempat. Pemain-pemainnya dipaksa untuk mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya. Hasilnya, mereka kembali menemukan irama terbaiknya sehingga didukung ratusan penonton yang mengitari lapangan permainan mereka memenangkan pertandingan setelah merebut dua set terakhir dengan skore 25-20 dan 15-7.
Di pertandingan lainnya, putri SMAN 1 Kupang menang mudah saat melawan SMK Swastisari Kupang. Meski didukung mayoritas penontonnya, SMK Swastisari yang kalah kualitas dari lawannya takluk 25-11, 25-11 dan 25-5.
Panitia pelaksana, Goris Mbete, menjelaskan, babak penyisihan tinggal menyisakan kategori SLTA putra hingga, Sabtu (31/3/2012). Di kelompok putra perguruan tinggi, tim yang sudah lolos ke putaran kedua, yakni Grup A, STIE Oemathonis, UKAW, Grup B, PGRI NTT, Unimor Kefamenanu, Grup III, FKIP Undana A, FISIP Undana, Grup IV, Stikom Uyelindo, STIE Oemathonis B.
Menurut Mbete, untuk putri perguruan tinggi, yang lolos langsung bermain di semifinal. Empat tim yang lolos, yakni STIE Oemathonis, FKIP Undana, PJKR UKAW dan PGRI NTT. Untuk putri SLTA, kata Mbete, karena hanya diikuti tiga tim, yakni SMA Kristen Efata SoE, SMK Swastisari dan SMA N 1 Kupang.