A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

PPK Alkes Sikka Diperiksa Jaksa - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Pos Kupang

PPK Alkes Sikka Diperiksa Jaksa

Jumat, 30 Maret 2012 13:37 WITA
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG,COM, MAUMERE
--- Pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) Tahun 2007 di Sikka masih diselidiki jaksa Kejari Maumere. Pada Kamis (29/3/2012) pagi hingga sore hari, Jaksa Henderina Malo, S.H memerika Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan alkes di Sikka, Dra.Ignatia Da Iring.
P
emeriksaan PPK akan dilanjutkan, Jumat (30/3/2012) pagi karena masih ada data yang ingin ditanya jaksa kepada Ignatia. Belum ada tersangka dalam kasus ini karena masih dalam tahap penyelidikan jaksa Kejari Maumere.

Kajari Maumere, Sanadji, S.H yang dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis (29/3/2012) membenarkan, adanya proses pemeriksaan itu.

Sumber Pos Kupang di Kejari Maumere, menjelaskan, Ignatia diperiksa seputar pelaksanaan proyek itu dan proses pembayaran yang dilakukan oleh dirinya menjabat PPK di Dinkes Sikka.
Pemeriksaan Ignatia sudah dilakukan Jaksa Henderina Malo tapi materi pemeriksaan masih belum lengkapi karena data dan informasi yang ingin diminta belum dibeberkan dalam proses penyelidikan.

"Pemeriksaan terhadap Ignatia masih akan dilanjutkan besok. Ignatia ditanya seputar tugas dan tanggungjawabnya dalam proses pembayaran pengadaan alkes di Sikka yang kini sedang diselidiki jaksa," kata sumber itu.


Ia mengatakan, hingga kini sudah ada delapan atau sepuluh saksi yang telah didengar keterangan oleh jaksa Kejari Maumere. Namun proses pemeriksaan masih dalam tahap penyelidikan. Apakah kasus ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan masih diselidiki jaksa.

Sebelumnya, Kajari Maumere, Sanadji, S.H melalui Kasie Intel, Ahmad Jubair, S.H, kepada Pos Kupang, di Kejari Maumere, menegaskan, tim jaksa sudah selesai mengidentifikasi jenis barang kesehatan baik Paket A dan B.

Kini, hasil identifikasi sudah dibuatkan dalam laporan kepada pimpian Kejari Maumere. Jaksa, papar Jaksa Ahmad, juga akan menelusuri hasil pansus yang sudah mengusut kasus tersebut dan hasilnya ada indikasi penyimpangan. "Kami akan cari data pansus tersebut untuk kami pelajari," kata Jaksa Ahmad, Rabu (22/2/2012) siang.

 Perlu diketahui bersama, kasus alkes tahun 2007 di Sikka pernah dipansus DPRD Sikka pada Tahun 2010. Hasil pansus yang pernah terungkap telah teridentifikasi pansus DPRD Sikka menyelidiki proyek pengadaan alat-alat kesehatan  (Alkes)  tahun 2007  senilai  Rp 5,7 miliar pada Dinas Kesehatan  Kabupaten Sikka, memastikan terjadi penyimpangan.

Pihak-pihak yang harus bertanggungjawab telah disampaikan  secara tegas dalam kesimpulannya pansus yang akan disampaikan dalam paripurna DPRD Sikka.
Editor: alfred_dama
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas