Mikrolet Pengangkut BBM Hangus Terbakar
Sebuah kendaraan roda empat jenis mikrolet terbakar hangus di ruas jalan Kota Kefamenanu
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU --- Sebuah kendaraan roda empat jenis mikrolet terbakar hangus di ruas jalan Kota Kefamenanu, Ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menuju Wilayah Perbatasan RI-Timor Leste, Selasa (27/3/2012) sekira pukul 19.00 Wita.
Diduga mobil yang hangus terbakar itu mengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang hendak dibawa ke daerah perbatasan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dugaan sementara, ada koslet pada accu mobil dan api yang timbul dari kosleting accu itu menyambar tetesan dari atas mobil. Api terus membesar sehingga sulit di padamkan. Warga yang datang ke lokasi kejadian juga hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut tanpa bisa berbuat banyak.
Warga yang menyaksiskan peristiwa kebakaran itu tidak berani mengambil resiko untuk memadamkan api karena takut ada ledakan dari dalam mobil yang terbakar.
Pada umumnya,warga yang datang ke lokasi kebakaran hanya bisa menyaksikan dari jauh. Apalagi di daerah itu belum ada mobil pemadam kebakaran. Kebakaran berlangsung sekitar satu jam dan padam setelah seluruh bagian mobil hangus terbakar.
Sementara pengemudi kendaraan angkutan kota jurusan Perbatasan RI-RDTL itu melarikan diri ketika terjadi kebakaran.
Sampai Rabu (28/3/2012), polisi masih mencari sopir dari angkot dan pemilik mobil tersebut untuk dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran angkot itu. Pihak kepolisian dari Polres TTU sendiri belum berani memastikan penyebab kebakaran itu karena belum dilakukan penyeidikan lebih lanjut.
Wakapolres TTU, Kompol Nurkotip, S.H yang ditemui di lokasi kebakaran, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. Apakah angkutan umum yan terbakar itu mengangkut BBM? Nurkotip hanya menjawab masih dalam penyelidikan.
Peristiwa kebakaran di Jalan Negara jurusan Perbatasan RI-RDTL itu sempat mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan dari Kota Kefamenanu menuju daerah-daerah di wilayah perbatasan atau sebaliknya.