Rabu, 10 Juni 2026

Keluarga TKI: Untung Kami Cepat

POS-KUPANG.COM, MAUMERE --- ANAK kami Anita mau dibawa ke Surabaya untuk dipekerjakan di Kalimantan. Saat berangkat ia seperti diculik.

Tayang:
Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE --- ANAK kami Anita mau dibawa ke Surabaya untuk  dipekerjakan di Kalimantan. Saat berangkat ia seperti diculik. Saat kami ke kebun, anak itu masih ada. Tapi, saat pulang Anita sudah tidak ada.

Ini sama saja dengan penculikan. Kami tidak mau anak ini dibawa ke Surabaya. Dia harapan keluarga. Anak kami ini diajak agar mau bekerja di Kalimantan. Kami minta Donatus dan Bomas bertanggung jawab mengapa Anita  sampai diculik.

Demikian penegasan Siprianus Padu, pengampuh Anita di Kantor Truk-F Maumere, Senin (5/3/2012). Padu adalah orang yang merawat dan membiayai Anita sekolah sejak ditinggal bapaknya yang merantau ke Kalimantan.

Padu menjelaskan, Anita hanya tinggal dengan mama kandungnya di Ndone. Sejak berusia kecil ia ditinggal bapaknya sehingga keluarga "mengangkat"  dan  membiayai Anita bersekolah.

"Anita itu masih di bawah umur. Masih kelas lima SD, kenapa direkrut mau jadi TKI ke Kalimantan? Untung saja kami cepat. Kalau tidak, Anita sudah sampai Surabaya. Di Ndone, ada 23 orang yang sekarang berada di Surabaya. Mereka berangkat tanpa dokumen," kata Padu.

Ia menjelaskan, apapun yang terjadi, keluarga tetap tidak menerima Anita dijadikan TKI. "Kami sendiri tidak tahu nama perusahaan yang merekrut. Alamat di Maumere saja tidak ada," kata Padu.

Simon Siku, paman Anita juga mengakui hal yang sama. Pihak keluarga meminta polisi memroses Donatus yang tinggal di Ndone.

Dinas Dinas Sosial dan Nakertrans Sikka mengaku tak tahu karena  tidak ada laporan ke kantor soal pengiriman TKI itu. Yos Woda, staf Dinas Sosial dan Nakertrans Sikka, yang ditemui  di Kantor TruK-F Maumere mengaku tidak tahu.

"Perekrutan ini tidak resmi. Kalau ada perekrutan mereka harus lapor ke kantor lalu kami cek datanya. Apakah sudah ada izin keluarga atau masih di bawah umur. Untuk perekrutan di Ndone kami tidak tahu. Kami sedang lacak dan meminta bantuan Pemprop Surabaya guna memulangkan para TKI asal Ndone yang berangkat tanpa dokumen itu," kata Yos.

Apakah di Sikka ada perusahaan perekrut TKI yang sudah resmi? Yos mengaku PJTKI resmi di Sikka  ada satu, yakni PT Anugerah Usaha Jaya beralamat di Perumnas Maumere.

"Yang lain tidak ada izin. Kalau ada izin pasti kami tahu," kata Yos, yang siang itu ke Kantor TruK-F Maumere mengambil data nama-nama TKI asal Ndone itu.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved