Anggur Merah Cup: BRI Dikepung 3 Anggur Merah
PRESTASI pantas diacungi jempol kepada tim Anggur Merah FC. Mengikutkan tiga tim di turnamen futsal eksekutif Anggur Merah Cup 2012, semuanya lolos ke babak semifinal. Hal ini membuat BRI sebagai satu-satunya tim lain yang lolos ke semifinal akan dikepung oleh tiga tim Anggur Merah FC.
PRESTASI pantas diacungi jempol kepada tim Anggur Merah FC. Mengikutkan tiga tim di turnamen futsal eksekutif Anggur Merah Cup 2012, semuanya lolos ke babak semifinal. Hal ini membuat BRI sebagai satu-satunya tim lain yang lolos ke semifinal akan dikepung oleh tiga tim Anggur Merah FC.
Dalam pertandingan di Go Futsal SubaSuka, Senin (13/2/2012), Anggur Merah A yang diperkuat Andre Koreh, Yus Ressi, Doris Rihi, Beni, Deni, Iwan dan Bento ternyata memiliki kualitas permainan yang cukup bagus. Hal ini membuat mereka dengan mudah menyingkirkan tim Kejati NTT, yang masih kalah kualitas.
Sementatra, Anggur Merah B lolos ke semifinal dengan perjuangan melelahkan. BI dengan materi pemain seperti Mad Kembar, Hidayat dan Jacky, memiliki kualitas tinggi. Mereka memainkan bola dengan sangat cepat sehingga berhasil menguras energi Ima Nanggiang dkk. Namun, strategi yang diterapkan sang pelatih, Jhoni Lumba ternyata cukup ampuh sehingga mampu memenangkan permainan.
Di pertandingan lainnya Anggur Merah C di luar perkiraan berhasil menyingkirkan tim unggulan, Pegadaian. Ali, Sahadewa, Silas dkk, menampilkan pola permainan yang sangat dinamis sehingga meski melawan pemain-pemain berkualitas dari Pegadaian, mereka berhasil memenangkan pertandingan. BRI sendiri lolos ke semifinal setelah mengalahkan BNI 46. Sem Long dkk ternyata tak mampu melawan Udin dkk dari BRI yang memiliki pemain-pemain berkelas seperti Hendra Takunama, Pinto Fernandez, Marsel Bitol, Frits Ndiwi, Kiser Mbou dan Udin.
Dengan hasil ini, sesama tim Anggur Merah, Anggur Merah B akan bertemu Anggur Merah C dalam semifinal petang ini, Selasa (14/2/2012). Sementara BRI akan melawan Anggur Merah A. Partai BRI melawan Anggur Merah A bakal berlangsung ketat dan layak disebut partai final karena keduanya sama-sama memiliki pemain dengan kualitas tingkat tinggi.