Kamis, 11 Juni 2026

Ruang Kelas Bocor, Siswa Rame-rame Pindah Ruangan

Para siswa di ruang kelas 8G SMP Negeri 3 Kupang terpaksa pindahkan meja dan kursi tempat duduk untuk menghindari ruang kelas yang bocor saat hujan, Sabtu (4/2/2012) siang.

Tayang:

POS KUPANG.COM, KUPANG --- Para siswa di ruang kelas 8G SMP Negeri 3 Kupang terpaksa pindahkan meja dan kursi tempat duduk untuk menghindari ruang kelas yang bocor saat hujan, Sabtu (4/2/2012) siang.

Selain siswa, guru yang mengajar pun memindahkan tempat duduk dan meja ke dekat pintu masuk ruang kelas. Kegiatan belajar mengajar di ruang kelas ini terganggu karena air hujan menetes masuk dari bagian atap gedung yang bocor.

Selain di ruang kelas 8G, pemandangan yang sama terlihat di ruangan kelas 8F dan ruang kelas 8H. Atap gedung di tiga ruang kelas yang berdampingan ini bocor dan selama musim hujan berlangsung kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah itu terus terganggu.

Para siswa terpaksa berdempetan meja dan kursi untuk menghindari air hujan yang menetes dari atap dan plafon ruang kelas.  Sementara itu, plafon di tiga ruang kelas tampak sudah banyak yang rusak dan berlubang. Kondisi ini membutuhkan perbaikan segera agar terganggunya kegiatan belajar-mengajar tidak merugikan para siswa.

Meski demikian, sesuai pantauan wartawan pos kupang, kegiatan belajar mengajar siswa di tiga ruangan kelas ini masih tetap dipaksanakan dan tidak dipindahkan ke ruangan lain. Hal ini karena tidak ada ruangan lain yang kosong di SMP tersebut yang bisa dipakai sementara sebagai ruangan kelas.


Kepala SMP Negeri 3 Kupang, Dra. Tri Sulistina yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (4/2/2012) siang, mengatakan, sebenarnya ruangan kelas yang bocor di SMP Negeri 3 Kupang bukan Cuma di tiga ruangan itu tetapi juga di ruang kelas 9H dan 9I.

"Sebenarnya ada lima ruang kelas yang bocor. Semua ruangan dipakai untuk ruang kelas sehingga tidak ada ruangan yang kosong. Di sekolah ini ada 27 ruang belajar dengan jumlah siswa mencapai 1.123 siswa," kata Tri.

Menurut Tri, menyangkut ruang kelas yang rusak itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Nasional Kota Kupang dan petugas dari dinas pendidikan itu sudah datang ke sekolah dan foto-foto.

"Menurut pihak dinas pendidikan nanti akan ada dananya untuk perbaikan ruangan kelas yang bocor atau rusak. Jadi kami tunggu saja," kata Tri.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved