Laporan Wartawan Pos Kupang, Sipri Seko
Fary Francis Dukung Tim Futsal NTT
ANGGOTA DPR RI, Fary Francis, yakin tim futsal NTT akan meraih prestasi di PON XVIII 2012 ini. Untuk itu, Fary Francis siap berada memberikan dukungan dan berada di belakang tim futsal NTT. Hal itu dikemukakannya saat bertemu dengan tim Satgas PON XVIII cabang futsal di Dapur Nekamese, Penfui, Kupang, Sabtu (28/1/2012).
ANGGOTA DPR RI, Fary Francis, yakin tim futsal NTT akan meraih prestasi di PON XVIII 2012 ini. Untuk itu, Fary Francis siap berada memberikan dukungan dan berada di belakang tim futsal NTT. Hal itu dikemukakannya saat bertemu dengan tim Satgas PON XVIII cabang futsal di Dapur Nekamese, Penfui, Kupang, Sabtu (28/1/2012).
Tim Satgas Futsal yang menemui Fary Francis, yakni Deny Foenay (ketua satgas), Helmy Foenale (manajer), Ary Moelyadi (penasehat), Kristoforus Umbu Yogar (asisten pelatih), Michel Berelaka (sekretaris satgas) dan Rudy Mandalling (humas). "Jangan artikan dukungan saya secara politis. Saya suka futsal karena memang dari dulu saya adalah pemain bola. Prestasi yang diraih anak-anak NTT dengan meloloskan futsal ke PON sangat luar biasa dan harus didukung. Ini artinya, kualitas olahraga kita sudah sangat maju seperti daerah lain," kata Fary Francis, mantan pemain klub sepakbola Bank Suma, Dilli, Timor Leste ini.
Anggota Komisi V DPR yang juga anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, tim futsal NTT perlu melakukan try out ke luar NTT. Untuk itu, Fary siap memfasilitasi pemain futsal NTT untuk dititipkan di klub-klub top di Jakarta maupun Bandung. "Harus diakui bahwa selama ini pemain bola kita hanya kalah karena pengalaman bukan kualitas. Untuk itu, dalam tahapan waktu pelatda ini secara bergantian beberapa pemain harus kita titipkan di klub besar agar menimba ilmu di sana," kata Fary.
Deny Foenay dan Helmy Foenale dan Sekretaris BFD NTT, Abdul Muis, yang ditemui mengaku dukungan Fary Francis terhadap tim futsal NTT merupakan motivasi yang sangat besar. Mereka mengakui bahwa sebagai olahraga permainan beregu, futsal butuh dana yang besar dalam pelatda desentralisasi. "Dana yang dibutuhkan sangat besar. Tapi kami tidak ragu karena pasti ada donatur yang siap mendukung. Untuk itu, kami akan tunjukkan keseriusan dan disiplin seperti yang diminta Pak Gubernur saat pembukaan pelatda," ka Deny.