Rabu, 10 Juni 2026

Hemmm... Staf Sekolah Nyambi Jadi PSK

Karyawan sebuah sekolah Katolik yang ketat di Inggris ketahuan punya 'pekerjaan sambilan' sebagai pekerja seks komersial (PSK). Tarifnya 150 pounds (Rp 2 juta) per jam atau 800 pounds (Rp 11 juta) semalam.

Tayang:

POS KUPANG.COM --- Karyawan sebuah sekolah Katolik yang ketat di Inggris ketahuan punya 'pekerjaan sambilan' sebagai pekerja seks komersial (PSK). Tarifnya 150 pounds (Rp 2 juta) per jam atau 800 pounds (Rp 11 juta) semalam.

Kerri Mallier (40 tahun) yang sudah menikah sesumbar di sebuah situs khusus orang dewasa bahwa dia perempuan "berkelas, memesona, dan sangat nakal". Siang hari dia bekerja sebagai kepala administrasi di Trinity Catholic School di Leamington Spa, Warwicks, Inggris. Namun di luar jam kerja di sekolah itu dia bisa mendapat penghasilan hingga sekitar Rp 11 juta untuk pemesanan selama semalam dengan nama Keri Ann.

Dia membual kepada seorang wartawan bahwa kerja ekstra-kurikulernya itu merupakan "hobi". Kerja sampingannya itu terungkap setelah salah satu orang tua murid melihat foto-foto perempuan berambut cokelat itu di situs khusus orang dewasa. Dalam keterangan pada foto-foto telanjangnya, dia menjelaskan dirinya merupakan "perempuan biseksual yang menawarkan pengalaman yang sungguh luar biasa".

"Saya menyukai apa yang saya lakukan, memberikan layanan untuk pria, perempuan dan pasangan," tambahnya. Dia juga bersumbar tentang seorang "teman perempuan seksi yang akan senang untuk bergabung bersama kita". Di situs itu dia menawarkan jasa dan tarifnya dan meminta pembayaran "dalam 5 menit pertama".

Harian The Sun, Selasa (17/1/2012), melaporkan, seorang wartawan yang menyamar sebagai klien mengatur pertemuan dengannya di sebuah hotel. Mallier kemudian muncul dengan disertai seorang pria kekar yang menunggu di mobil di luar hotel. Mallier mengatakan kepada wartawan itu, "Saya bekerja di sebuah sekolah, karena itulah mengapa saya melakukan ini, jadi saya bisa lolos dari anak-anak."

Dia sudah bekerja selama lima tahun di kolose yang punya kekhususan di bidang seni dan teknologi. Sekolah itu memiliki murid 1.145 orang yang berusia 11-18 tahun.

Mallier menolak untuk berkomentar kepada The Sun. Ketika diperlihatkan foto telanjangnya dirinya yang diambil situs khusus untuk orang dewasa itu, dia berkata, "Itu saya, tapi saya tidak tahu dari mana itu berasal." Tak lama kemudian profilnya di situs itu dihapus.

Kepala Trinity Catholic School Dr Jim Ferguson mengatakan. "Untuk saat ini tidak ada komentar. Saya harus mencari saran tentang hal ini."
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved