Laporan Wartawan Pos Kupang, Sipri Seko
Ragunan Rajai Kejurnas PPLP 2011
TAK salah kalau Diklat Ragunan masih disebut sebagai pusat pembinaan atlet terbaik di Indonesia. Tampil sebagai pendatang baru, kontingen Diklat Ragunan, Jakarta tampil sebagai peraih medali terbanyak dalam Kejurnas Atletik Antar-PPLP 2011 yang digelar di Stadion Oepoi, Kupang, 13-16 Desember 2011.
TAK salah kalau Diklat Ragunan masih disebut sebagai pusat pembinaan atlet terbaik di Indonesia. Tampil sebagai pendatang baru, kontingen Diklat Ragunan, Jakarta tampil sebagai peraih medali terbanyak dalam Kejurnas Atletik Antar-PPLP 2011 yang digelar di Stadion Oepoi, Kupang, 13-16 Desember 2011.
Hingga perlombaan berakhir, Jumat (16/12/2011), Diklat Ragunan menjadi pengoleksi medali terbanyak, yakni delapan medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Posisi kedua ditempati juara bertahan, Jawa Tengah dengan tujuh medali emas, enam perunggu dan tiga perak. Sang kuda hitam, PPLP Jawa Timur yang menguasai nomor jarak pendek menempati posisi ketiga dengan raihan empat medali emas, dua perak dan lima perunggu.
PPLP NTT, meski berstatus tuan rumah, namun mengakhiri kompetisi di posisi 17 dengan satu perak dan tiga medali perunggu. Medali perak bagi NTT direbut atlet putri dari nomor lari estafet 4 X 400 meter. Medali perunggu direbut oleh Nindy Tahik dari nomor 1.500 meter putri dan Adel Sanam dari 5.000 meter putri. Medali perunggu terakhir dipersembahkan oleh Ramli Nomleni dari nomor lari 5.000 meter putra.
Final lomba lari 5.000 meter putra ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si, yang juga adalah Ketua Umum Pengprop PASI NTT. Esthon usai lomba mengaku kagum dengan prestasi dan kualitas individu atlet-atlet luar. Meski demikian, Esthon mengatakan, potensi atlet NTT cukup tinggi. Terbukti, kata Esthon, NTT berhasil melahirkan atlet-atlet baru yang sanggup bersaing dengana atlet nasional.
"Selaku pemerintah dan masyarakat NTT, saya ucapkan terima kasih kepada semua kontingen yang sudah datang dan mau berlomba di NTT. Mudah-mudahan semua kontingen puas dengan pelayanan kami yang meski dalam keterbatasan, namun berusaha berbuat yang terbaik," kata Esthon.
Ketua Panitia, Drs. Ary Moelyadi, M.Pd, mengaku puas dengan penyelenggaraan tersebut. Menjadi penyelenggara event nasional yang diikuti ratusan atlet nasional merupakan suatu tantangan yang memberikan banyak pelajaran penting bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan di event-event mendatang.
"Event ini menjadi pelajaran penting bagi kita untuk belajar dan tahu bagaimana menjadi wasit, menjadi panitia, menjadi atlet maupun penonton. Mari kita sama- sama belajar dari event ini sehingga bila dipercaya lagi menjadi tuan rumah, kita mampu menggelarnya dengan lebih spektakuler dan atlet NTT juga meraih prestasi lebih tinggi," kata Ary.
Klasemen Akhir Medali
Ragunan 8 3 3
Jawa Tengah 7 6 3
Jawa Timur 4 2 5
NTB 3 3 1
Maluku 2 1 2
Sulawesi Tenggara 2 1 -
Kalimantan Barat 2 - 2
Jambi 1 3 2
DKI Jakarta 1 2 -
Sulawesi Selatan 1 1 2
Yogyakarta 1 1 1
Bali 1 1 1
Sumatera Utara 1 - 2
Maluku Utara 1 - -
Bangka Belitung - 5 3
Riau - 2 -
NTT - 1 3
Sumatera Barat - 1 1
Aceh - 1 -
Lampung - 1 -
Jawa Barat - - 2
Bengkulu - - 2
Kutai Kartanegara - - 1