Beras Sumbang Inflasi Tertinggi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Beras adalah penyumbang inflasi tertinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Andinya terhadap inflasi sebesar 0,3732 persen dari Agustus hingga September 2011. Berikutnya komoditas ikan kembung 0,2554 persen dan lengkuas 0,1020 persen.
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Beras adalah penyumbang inflasi tertinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Andinya terhadap inflasi sebesar 0,3732 persen dari Agustus hingga September 2011. Berikutnya komoditas ikan kembung 0,2554 persen dan lengkuas 0,1020 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Propinsi NTT, Ir. Poltak Sutrisno Siahaan dalam jumpa pers, Senin (3/10/2011).
Menurut Siahaan, komoditas beras mengalami kenaikan di skala nasional. Sedangkan tiket angkutan udara, sawi putih dan kangkung merupakan bagian dari komoditas penghambat inflasi NTT.
“Kami mengambil sampel di Kota Kupang dan Maumere, karena dua daerah ini dianggap cukup merepresentasikan daerah lain di NTT. Dari 342 komoditas yang dipantau di Kota Kupang, yang mengalami kenaikan harga sebanyak 53 komoditas dan yang mengalami penurunan harga sebanyak 33 komoditas. Tarif angkutan udara menjadi penyumbang tertinggi terjadinya deflasi yakni sebesar 0,8253 persen,” terangnya.
Hal tersebut dikarenakan pada Agustus hingga September bukan musim liburan sekolah. Selain itu, bertepatan dengan libur Lebaran, dimana NTT bukan daerah tujuan mudik.
Sedangkan beras memberikan kontribusi inflasi terbesar dikarenakan oleh musim kemarau yang melanda berbagai wilayah di NTT dan menyebabkan sebagian besar petani gagal panen.
“Hal ini sangat nampak dalam inflasi di Maumere yang dipicu oleh kenaikan harga kelompok pengeluaran bahan makanan, kelompok makanan jadi, kelompok perumahan, kelompok sandang dan kelompok transport. Kelompok yang memberikan andil tertinggi inflasi ialah pengeluaran makanan jadi yakni sebesar 0,0932 persen. Sementara kelompok kesehatan dan pendidikan tidak mengalami perubahan harga,” tandas Siahaan.