Kamis, 11 Juni 2026

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Sipri Seko

FFF Saat Full Moon Run

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kupang Hash House Harriers (KHHH) kembali mengadakan event besar. Kali ini pada pelariannya yang ke-1.500 yang jatuh pada, Sabtu 13 Agustus 2011 dengan mengusung tema besar fun, fitnes dan friendship (FFF).

Tayang:

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kupang Hash House Harriers (KHHH) kembali mengadakan event besar. Kali ini pada pelariannya yang ke-1.500 yang jatuh pada, Sabtu 13 Agustus 2011 dengan mengusung tema besar fun, fitnes dan friendship (FFF).

Seluruh rangkaian kegiatan diawali Jumat (12/8/2011), dengan acara full moon run yang start dan finish dilakukan di gudang PT Pitoby, Sikumana, Kota Kupang. Menurut Senior Advisor KHHH, Charles Pitoby, didampingi Hash Master, Graeme Whitford, dalam Hash, tempat start dan finish sekaligus tempat bersantai ria ini disebut sebagai tempat down down.  Full moon run, kata Charles, adalah lari lintas alam pada saat bulan purnama. Biasanya, diadakan rutin setiap dua bulan sekali dan usai full moon run, seluruh peserta makan minum, berdansa dan menyanyi bersama.

"Dalam kegiatan ini, semua peserta bebas, santai dalam suasana persahabatan. Hash memiliki moto 3 F, yakni fun, fitnes dan friendship. Di Hash, peserta akan bersenda gurau dan saling menggoda namun dilarang marah. Olahraga ini membuat kami benar benar rileks dan sangat enjoy bila kembali ke pekerjaan pokok," kata Charles.

Pada hari kedua, Sabtu (13/8/2011), acara dimulai dengan lintas alam mulai 11.00 Wita dengan super long run berjarak 25 km, diikuti lima peserta. Pukul 13.00, 14.00 dan 15.00 dilepas peserta long run (15 km), medium run (8 km) dan short run (3 km). Pemenang super long run adalah Ferdinand Ratu dari BCA dengan waktu 4,5 jam dan mendapatkan bonus Rp 1 juta dari BCA, Rp 500 ribu dari PT Pitoby Grup, dari KHHH dan Bank CIMB Niaga. Peringkat kedua ditempati pelari berusia 74 tahun asal Bandung HHH2, Efendy dengan waktu 5,5 jam. Efendy diberi bonus Rp 500 ribu dari PT Pitoby.

Acara ditutup dengan grand party di Restaurant Teluk Kupang, Sabtu malam. Peserta event ini selain dari Kupang, ada juga 80 pelari yang berasal dari HHH2 Bandung, Malioboro Yogyakarta,  Pakanbaru, HHH1 Bandung, Samarinda, Siantar, Lampung, Bengkulu, Singapore, Rumbai, Menado, Padang dan Malang.

Demikian ditambahkan oleh Krissantus Fulbertus selaku Religius Adviser (RA) didampingi Co-Hashmaster KHHH, Theo Widodo, menambahkan, Hash adalah olahraga cari jejak lintas alam. Pesertanya dari seluruh lapisan masyarakat, tidak peduli apakah ia orang  kaya, miskin, tua, muda, pria maupun wanita.

"Ini adalah olahraga termurah karena cukup membayar Rp 5 ribu setiap kali run rutin pada hari sabtu. Pada setiap pelarian, para peserta akan mengikuti jejak rute yang biasanya berupa kertas kecil yang ditebar di sepanjang lintasan dan petunjuk arah jalan yang dicat oleh tim Kelinci atau hare sebelumnya. Peta lokasi down down setiap sabtu dapat diambil di Pitoby Travel," demikian Krisantus dan Theo.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved