Kamis, 11 Juni 2026

Sumber Air Sudah Dekat

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemandangan tak lazim terlihat di Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang. Di tempat itu, warga mengambil air bersih dari pipa bocor di tengah jalan.

Tayang:

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemandangan tak lazim terlihat di Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang. Di tempat itu, warga mengambil air bersih dari pipa bocor di tengah jalan.

Pipa bocor yang tidak pernah diperbaiki oleh manajemen PDAM itu, disebut-sebut sebagai sumber air sudah dekat. Biar kebersihannya diragukan, tapi air dari tengah jalan itu, sangat membantu warga memenuhi kebutuhan keluarga.

Disaksikan Pos Kupang, Rabu (10/8/2011) siang, salah seorang warga sedang mengambil air dari tempat itu. Warga mengambil air itu dengan cara memasang slang dari pipa yang bocor itu.

Dari slang itulah air menyembur keluar dan langsung diarahkan pada ember yang sudah disiapkan. Warga terlihat antre untuk mengambil air dari tempat itu.
Agar aktivitas warga tidak sampai mengganggu pengguna badan jalan, ember disusun di tepi jalan. Sementara warga menanti dengan sabar. Penantian itu pun tidak lama, karena air dari slang terlihat cukup deras.

Warga menyebutkan di tempat itu, ada pipa yang melewati badan jalan. Pipa itu kemungkinan bocor, sehingga merusak permukaan aspal. Warga pun memanfaatkan air itu untuk kebutuhan rumah tangga.

“Pipa itu bocor lalu ada lubang sehingga air keluar. Dari pipa bocor itulah kami ambil air dengan slang. Pipa ini bocor sudah lama tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Terus terang, air itu sangat membantu kami memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya seorang ibu rumah tangga tanpa menyebutkan jati dirinya.

Warga lainnya, Stefanus mengatakan,  jika pipa itu tidak bocor, mereka kesulitan mendapatkan air bersih.  Malah selama ini mereka selalu membeli air dari mobil tangki. Agar tidak memberatkan, mereka sama-sama mengumpulkan uang baru beli air.

“Air biasanya keluar sesuai jadwal. Saat air keluar, kami ambil air dari tempat itu. Tapi kalau tidak keluar, kami membeli air dari mobil tangki,” tutur Stefanus polos.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved