Selasa, 9 Juni 2026

Warga Motaain Terancam Abrasi

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA -- Warga yang bermukim di sepanjang pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, saat ini resah karena abrasi mulai mengancam rumah-rumah penduduk,.......

Tayang:

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA -- Warga yang bermukim di sepanjang pantai Motaain, Desa Silawan,  Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, saat ini resah karena abrasi mulai mengancam rumah-rumah penduduk, termasuk pos polisi (pospol) dan asrama anggota Polri yang berada di bibir pantai. Warga mengharapkan pemerintah membangun tembok penahan gelombang untuk melindungi pemukiman warga di pantai.

Kepala Desa Silawan, Yoseph Untung, kepada wartawan di Atambua, Senin  (11/7/2011), menjelaskan, persoalan yang kerap dikeluhkan warga di sepanjang pantai Motaain adalah ancaman abrasi. Ada puluhan warga membangun rumah di sepanjang pantai, termasuk rumah para anggota Polri yang bertugas di perbatasan RI-RDTL dan bangunan Pospol.

Apabila ancaman abrasi itu tidak segera diantisipasi, katanya, maka akan mengancam pemukiman warga dan fasilitas umum lainnya di wilayah itu. Pemerintah desa telah menyampaikan laporan secara tertulis kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Belu agar membangun bronjong di sepanjang pantai.

“Petugas dari Dinas PU sudah melakukan survai tapi sampai sekarang belum ada kegiatan pembangunan bronjong. Warga selalu menanyakan kepada saya kapan dibangun bronjongnya dan saya hanya bisa jawab sabar,” jelasnya.
Dia menambahkan, bencana abrasi pernah terjadi di sepanjang pantai Motaain sekitar tahun 2008. Ketika itu, puluhan rumah hanyut karena abrasi sehingga warga mengungsi ke rumah tetangga. Untuk mengatasi ancaman abrasi itu maka langkah yang bisa dilakukan pemerintah adalah membangun bronjong.

Beberapa warga Motaain mengaku resah dengan ancaman abrasi. Warga berharap pemerintah secepatnya membangun bronjong sebelum abrasi mencapai badan jalan negara. Pasalnya, saat ini titik abrasi hanya terpaut puluhan meter dengan badan jalan negara Atambua-Motaain.

Secara terpisah Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez mengatakan, tim teknis sudah melakukan survai dan sudah masuk dalam agenda untuk pembangunan bronjong di pantai tersebut.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved