Rabu, 10 Juni 2026

Sharapova Lolos ke Semifinal Wimbledon

POS KUPANG.COM, WIMBLEDON - Petenis jelita asal Rusia, Maria Sharapova, melangkah ke semifinal Wimbledon. Dalam duel melawan Dominica Cibulkova di bawah atap Centre Court, Selasa (28/6/2011), Sharapova menang dua set 6-1, 6-1, sekaligus mempertahankan rekor tak pernah kehilangan set.

Tayang:

POS KUPANG.COM, WIMBLEDON - Petenis jelita asal  Rusia, Maria Sharapova, melangkah ke semifinal Wimbledon. Dalam duel melawan Dominica Cibulkova di bawah atap Centre Court, Selasa (28/6/2011), Sharapova menang dua set 6-1, 6-1, sekaligus mempertahankan rekor tak pernah kehilangan set.

Dengan demikian, Sharapova membuka peluang untuk merengkuh lagi gelar di All England Club setelah 2004. Dan, si jelita bertubuh semampai ini menjadi satu-satunya petenis yang pernah menjadi juara grand slam, yang tampil di perempat final dan berhasil lolos ke babak empat besar.

Sebelumnya, dua Williams, Serena dan Venus, sudah lebih dulu tersingkir sehari yang lalu. Jadi, Sharapova yang kini menjadi andalan, untuk menutup kemungkinan muncul juara baru grand slam lapangan rumput ini.

Performa Sharapova sepanjang musim 2011 ini cukup menjanjikan, karena unggulan kelima ini selalu menang dengan straight set. Sayang, di Perancis Terbuka bulan lalu, langkah Sharapova terhenti di semifinal karena kalah dari petenis China, Li Na, yang akhirnya mencetak sejarah sebagai orang Asia pertama yang juara grand slam.

Lisicki bikin kejutan

Pada partai sebelumnya, Sabine Lisicki menghadirkan kejutan karena untuk pertama kalinya menembus semifinal grand slam. Lisicki meraih tiket babak empat besar tersebut, setelah mengalahkan finalis 2007, Marion Bartoli, dengan 6-4, 6-7 (4), 6-1.

Ini tentu kejutan besar, karena Lisicki tampil di All England Club dengan memanfaatkan fasilitas wildcard. Rupanya, petenis Jerman tersebut mampu membuktikan kepada dunia, bahwa tak salah jika dia diberikan "keuntungan" tersebut.

Keberhasilannya ini membuat Lisicki, yang kini berusia 21 tahun, tercatat sebagai petenis putri Jerman pertama yang bisa mencapai semifinal sejak 1999. Lisicki, yang sempat absen lima bulan pada 2010 akibat cedera engkel, juga menjadi penjegal Li Na, yang ditaklukkannya pada babak kedua.
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved